Chat with us, powered by LiveChat

Coutinho : Sang Dewa Sepakbola, Ronaldinho!

Ronaldinho

Sbobet88 – Tak dipungkiri lagi skill Ronaldinho diatas lapangan memang jauh berbeda daripada yang lain. Bahkan ia mendapat julukan O Rei atau Sang Dewa. Kemampuannya menggiring bola, melewati sejumlah pemain dengan mudah, seakan bola adalah bagian dari tubuhnya sendiri. Ia dapat membuat para lawan-lawannya mendadak seperti orang bodoh dihadapannya.

Saat dieranya, Ronaldinho adalah pemilik kemampuan individu terbaik. Sangat pantas jika para pemain sepakbola di zaman sekarang menjadikannya sebagai teladan. Lionel Messi salah satu yang banyak mendapat pelajaran dari sang legenda. Striker asal Argentina itu adalah salah satu junior Ronaldinho di Barca.

Mengingat Messi pertama kali menjalani debutnya pada tahun 2004 silam bersama skuat utama Barcelona. Lalu berhasil mencetak gol debutnya ketika menghadapi Albacete pada tahun 2005, berkat umpan dari Ronaldinho.

Usai mencetak gol tersebut, cepat-cepat ia berlari menuju ke arah Ronaldinho. Bocah yang dulu masih berusia 16 tahun itu pun disambut oleh sang guru, dan memeluknya dengan hangat, layaknya seorang ayah yang menyambut keberhasilan sang anak.

Mengenang gol pertamanya itu, Messi mengatakan, “Dia tak sekedar memberikanku bola. Tapi, lewat umpannya ia sepertinya benar-benar ingin aku mencetak gol. Luar biasa.”

Messi melanjutkan, “Tidak pernah mudah bagi seorang usia 16 tahun masuk ke ruang ganti. Dia sangat membantuku. Ronaldinho membuat segalanya lebih mudah. Sungguh keberuntungan besar bagiku bisa berbagi banyak hal dengannya.”

Baca Juga : Madrid Siap Jual Trio BBC, Zidane Rombak Lini Depan

Bukan hanya Messi, para pemain ternama di era ini pun banyak yang mengidolakannya. Salah satunya Coutinho, dengan mengatakan, “Ronaldinho selalu menjadi pujaanku.”

Namun, di balik hal-hal spektakulernya tersebut, Ronaldinho juga masih manusia, ia juga tak luput dari hal-hal negatif dunia. Ronaldinho sejak bermain bermain di PSG, ia mulai memiliki kebiasaan buruk. Disebutkan kalau saat itu ia mulai tercebur dalam dunia malam.

Bahkan pernah dilaporkan kalau dia cuma datang sekali dalam satu pekan untuk latihan di PSG. Itupun sehari jelang pertandingan. Lebih lucunya, saat tiba di tempat latihan, bukannya segera bergabung dalam skuat, tapi ia malah menuju ke ruang pijat dan tidur di sana.

Ketika bermain di Barcelona pun kebiasaan buruknya itu masih berlanjut. Akan tetapi hal itu tak dipermasalahkan lantaran Ronaldinho tetap punya andil besar untuk tim. Namun semakin hari, tubuh Ronaldinho pun kian gemuk. Pelatih Barca yang saat itu, Josep Guardiola mulai khawatir dengan kebiasaan buruknya tersebut.

Ronaldinho mengalami penurunan performa saat bermain di AC Milan. Diyakini karena kehidupannya yang kurang sehat sebagai atlet. Karier Ronaldinho semakin meredup ketika bermain di klub-klub Amerika.

Hingga pada tahun 2014 Atletico Mineiro menghentikan kontrak Ronaldinho lantaran pihak klub yang sudah tak sabar dengan sikapnya. Suatu ketika kejadian dalam sebuah jumpa pers, tanpa merasa bersalah dihadapan media banyak Ronaldinho menenggak minuman ‘Pepsi’. Lantas saja hal tersebut membuat pihak manajemen Mineiro sangat marah, lantaran klub ini mendapat sokongan dana dari sponsor produk Coca-Cola, jelas saja kalau Pepsi adalah produk rival.

Setelah itu ia berpindah-pindah klub. Sampai akhirnya lama tak mendapat kontrak. Dan akhirnya, Ronaldinho pun pensiun. Kita patut berterima kasih pada Ronaldinho, perjalanannya sebagai pemain sepakbola meninggalkan banyak kenangan dan hiburan tak ternilai untuk dunia sepak bola. Dan atas kesalahan yang pernah ia lakukan, maafkanlah!

©2018 SBOBET88 - Penyelenggara Situs Judi Online Terpercaya

Privacy Policy

WhatsApp chat

Log in with your credentials

Forgot your details?